Sinarnusantara.net, Pelalawan – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan nampaknya berbenah sistem setalah beberapa waktu yang terpakai, utamanya adalah sistem kalibrasi Pajak Bumi Bangunan (PBB) yang saat ini masih dalam perbaikan sistem, ini di ketahui media ini saat berkunjung di bagian pelayanan Bapenda Kabupaten Pelalawan, Rabu 7 Januari 2026.
Saat media ini berkunjung dan ingin membayarkan PBB di bagian pelayanan Bapenda Kabupaten Pelalawan, di bagian pelayanan Merry mengatakan kepada media ini sembari tersenyum ramah dan nampak ragu-ragu.
“Maaf ya pak, kami sedang mengadakan kalibrasi sistem PBB, agar bapak bersabar untuk menunggu hingga Minggu depan, bapak datang kembali hari Senin, kemungkinan kalibrasi sistem PBB kami sudah siap” ungkap Merry selalu pelayanan yang ramah dan baik ini.
Sementara Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pelalawan Jahlelawati. SE, melalui Kabid pelayanan Bapenda Kahirul Sabar, saat di konfirmasi langsung via WhatsApp messenger pribadinya, sedang berada di kantor camat pangkalan kerinci karena urusan dinas, dengan baik memberikan jawaban konfirmasi media ini.
” Maaf pak saya sedang ada di kantor camat pangkalan kerinci sedang rapat, langsung saja di bagian pelayanan nanti ada yang melayani, namun kami lagi ada perbaikan sistem yang akan kalibrasi” ungkapnya singkat.
Kalibrasi adalah proses memeriksa dan menyesuaikan akurasi suatu alat ukur atau instrumen dengan standar yang telah ditetapkan. Tujuan kalibrasi adalah memastikan bahwa alat ukur memberikan hasil yang akurat dan dapat dipercaya.
Kalibrasi biasanya dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran alat ukur dengan standar yang telah diketahui nilai sebenarnya. Jika ada perbedaan, maka alat ukur akan disesuaikan untuk memastikan akurasi [1][2].
Contoh kalibrasi:
– Kalibrasi timbangan untuk memastikan akurasi berat
– Kalibrasi termometer untuk memastikan akurasi suhu
– Kalibrasi alat ukur listrik untuk memastikan akurasi pengukuran listrik
Kalibrasi penting untuk:
– Meningkatkan akurasi pengukuran
– Meningkatkan kepercayaan pada hasil pengukuran
– Mengurangi risiko kesalahan
– Memenuhi standar kualitas dan regulasi.**@@












